Tampilkan postingan dengan label DearyQu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DearyQu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Oktober 2010

Atas Nama Cinta




Tika mata
Diuji manisnya senyuman
Terpamit rasa menyubur harapan

Dan seketika
Terlontar ke dunia khayalan
Hingga terlupa singkat perjalanan
Tersedar aku dari terlena
Dibuai lembut belaian cinta

Rela aku pendamkan
Impian yang tersimpan
Enggan ku keasyikan
Gusar keindahannya
Merampas rasa cinta
Pada Dia yang lebih sempuna

Bukan mudah
Bernafas dalam jiwa hamba
Dan ku cuba
Menghindarkan pesona maya
Kerna tak upaya ku hadapinya
Andai murka-Nya menghukum leka

Diatas nama cinta
Pada yang selayaknya
Kunafikan yang fana
Moga dalam hitungan
Setiap pengorbanan
Agar disuluh cahaya redha-Nya


Biar sendiri hingga hujung nyawa
Asal tak sepi dari kasih-Nya
Kerna sesungguhnya hakikat cinta
Hanya Dia yang Esa

Saratkan hati ini dengan cinta hakiki
Sehingga ku rasai
Nikmat-Nya
Syurga-Nya
Cinta-Nya

Selasa, 29 Juni 2010

Untuk Pangeranku


Teruntukmu,,,,,,
Aq bersama semua baktiku yang tertunda,,,
Bersama sepotong cinta yang tak akan sempurna,,,

Untuk calon suamiku ,,,,
Izinkan bakti dan taatku melebur bersama senyummu,,,
Iiznkan cinta dan kehormatanku terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu,,,

Wahai calon suamiku ,,,,
Ketahuilah,,,
Bahwa aku wanita asing bagimu,,,
Nanti terangkanlah apa2 yang tidak kumengerti darimu,,,
Terangkanlah apa2 yang tidak tersukai darimu,,,
Agar istri solehah menjadi mahkota mendampingimu,,,
Untuk calon suamiku yang masih sibuk dalam kelelahanmu,,,
Ketahuilah bahwa aq selalu menunggumu,,,
Menunggu menjadi kendaraan yang nyaman buatmu,,,
Menjadi rumah yang lapang untukmu,,,
Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukmu,,,
Menjadi penyejuk hatimu,,,

Dan Wahai engkau calon pengobat cintaku,,,
Bila nanti Allah rizkikan engkau untukku,,,
Maka semoga aku juga menjadi rizki mulia untukmu,,,
Bersama menyempurnakan hati dalam MahabahNya,,,
Menyemarakan dakwah dengan para Jundi2 Allah,,,
Aku bersama kesederhanaan yang terbalut takwamu,,,
Bersama menggapai perjuangan ini,,,
Yang karenamu,,,Allah semakin sayang padaku,,,

Sabtu, 19 Juni 2010

MiR@i........

Aku hanya insan biasa saja dimata manusia termasuk dirimu
Begitu banyak kekurangan yg ada padaku
Tolong lihat diriku dengan penuh kekurangan
Itukan kan melegakanku....

Terimakasih untuk seseorang yang telah mencintaiku dari sudut pandang yang indah
ku hargai itu sebuah fitrah manusia tapi ku mohon jangan menjadi sebuah beban untukmu

Ku hanya seorang wanita biasa yang hanya ingin menjadi luarbiasa dimata Allah
Cintai aku dengan sederhana, karena ku takut...takut...takut....cintamu menjadi benci dikemudian hari.

setiap tulis doa dan harapanmu bukan menjadi suatu kebanggaan untukku
Karena dicintai seorang laki-laki,tapi kesedihan berujung beban
Ku kan menunggu cinta yang hala darimu
demi MIRAI cinta kita didunia dan diakhirat dalam naungan cintaNya.

Cintai aku sederhana saja.........

Ku mohon

Kamis, 17 Juni 2010

maaf kan

bismillah...

Ya Rabb
Engkau Maha Mengetahui isi-isi hati ini dengan begitu detailnya
sehingga diriku tidak berani untuk berbohong kepadaMu
karena kutahu itu sama halnya aku membohongi diriku dan terhina dihadapanMU

ya Rabb
sampaikan salam cintaku untuknya karenaMu
ku harus selalu menjaga cinta ini murni dan suci yang mestinya Engkau perintahkan
Ku akan simpan selalu cinta ini dan kan ku berikan pada waktu dan cara yg indah

Ya Rabb
Ku pasrahkan diri karena ku tahu Engkau kan memberikan ku yang terindah untukku
Maafkan aku bukan aku tidak memberikan cinta ini,aku hanya ingin menjaga cinta ini indah dan membawa berkah untuk selamanya.....

Ya Rabb
Berikan ia ketabahan dan kesabaran akan cintanya padaku
Cintaku padaMu lebih besar dari cintaku padanya


Ya Rabb
Jagalah selalu perasaanku terhadapnya hingga waktunya
Jagalah selalu sikapku terhadapnya hingga waktunya
Aku hanya ingin cintaku padanya Halal dimataMu

Jumat, 11 Juni 2010

Stardas..........

Semakin panjang usia kita, semakin panjang pula catatan pengalaman hidup kita. Bagi mereka yang mau memetik pelajaran dari pengalamannya, maka pengalaman jadi kekayaan yang unik baginya.

Usia membawanya pada kebajikan. Sedangkan bagi mereka yang acuh, pengalaman tak lebih dari goresan di atas pasir pantai.

Usia tak menjamin apa-apa selain ketuaan baginya. Meski kita sama-sama dinaungi oleh langit yang sama; meski kita sama-sama diterangi oleh cahya matahari yang sama;

meski kita sama-sama digelapi oleh malam yang sama, namun kita tak pernah sama dalam mencerap semua itu.

Kita melihat cakrawala dari ketinggian yang berbeda. Kita melangkah di jalan setapak dengan bobot yang berbeda.Kita mengisi ruang dan waktu ini dengan besar tubuh yang berbeda pula. Maka, meski kita lahir di bumi yang satu, namun kita hidup di dunia yang berbeda-beda. Kita mempunyai sidik dunia pikiran yang tak sama bagi setiap orang.

Keunikan itu takkan banyak berarti bila tak menjadi kekayaan bagi kita. Dan, kekayaan itu tak banyak bermakna bila tak membuat diri kita semakin bijak bestari.

Kamis, 20 Mei 2010

Karena Taman Itu Disirami


Berawaldari sebuah lelucon dengan kawan tentang bercocok tanam sampai masalah berumah tangga, semoga tulisan ini bermanfaat dan maaf bila ada yang salah..........

Indahnya pergaulan pasutri dalam membina rumah tangganya sarat dengan keharmonisan. Keharmonisan merupakan sebutan yang sering dan selalu didamba keberadaannya oleh setiap pasutri. Hal ini wajar, mengingat begitu pentingnya peranannya dalam kehidupan setiap pasutri. Bisa jadi dan sangat mungkin sebab keharmonisan itu merupakan pokok keberhasilan dalam usaha mereka berdua mendayung sampan mengarungi samudera kehidupan rumah tangganya.

Termasuk unsur pokok keharmonisan setiap pasutri adalah akhlaq yang terpuji dari tiap-tiap individu. Dan termasuk pokok akhlaq terpuji adalah berbuat adil dan tidak menzholimi. Seorang suami harus mempergauli isterinya dengan penuh keadilan dan tidak ada kezholiman. Begitu pula seorang isteri harus mengimbangi keadilan suami dengan keadilan serupa. Bersihnya suami dari kezholiman ialah dengan menahan dari melakukan kezholiman kepada isterinya. Bukankah itu adalah keharmonisan?

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kedudukan yang berbeda antara suami dan istri dalam rumah tangganya, hal ini menuntut keadilan dan dibuangnya jauh-jauh kezholinman dari setiap pasutri terhadap pasangannya. Sebab dibalik perbedaan itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menganugerahkan keharmonisan bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Simaklah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala berikut:

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (kaum wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka…. (QS. an-Nisa’ [4]: 34)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan para suami sebagai orang yang memiliki kuasa dalam membina para isterinya, mendidik mereka, serta memerintah mereka untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang harus mereka tunaikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kepada suaminya, serta memberikan pelajaran kepada mereka bila mereka tidak menunaikannya. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menghendaki sebaliknya.

Mengapa ditetapkan demikian? Padahal yang demikian ini benar-benar sebuah perbedaan? Memang benar, itu adalah perbedaan, sedangkan keharmonisan tidak selamanya harus sepadan, harus sama, dan harus selaras. Dalam perbedaan pun Allah Subhanahu wa Ta’ala menghendaki keharmonisan, bahkan merupakan keharmonisan yang sesungguhnya.

Mengapa hanya suami? Sebab Subhanahu wa Ta’ala telah melebihkan para suami atas para isteri dengan mahar-mahar yang mereka bayarkan, dengan harta yang mereka nafkahkan untuk isteri mereka, dan dengan kecukupan yang mereka berikan kepada para isteri mereka. Benar-benar sebuah keharmonisan! Para isteri itu di sisi suami laksana bunga-bunga di taman yang selalu disirami.

Bukankah tidak harmonis bila yang selalu disirami tidak ’mengerti’ tuannya? Seperti juga bukan keharmonisan bila si tuan tidak menyirami tamannya? Karena taman itu disirami, maka selayaknya mawar-mawar itu memahami perbedaan ini. Hanya karena taman itu disirami maka bunga-bunga keharmonisan pun harum semerbak mewangi.

Rabu, 21 April 2010

Maka Pilihlah, Kemudian Bertakwalah




Suatu hari, saya akan menuju suatu tempat. Saya harus memilih kira-kira jalur mana yang akan saya lewati dan alat transportasi apa yang akan saya gunakan. Apakah saya akan naik angkutan umum? Yang lewat tol atau jalur lambat? Atau naik kereta yang cepat namun dapat dipastikan terhimpit? Atau apa?

Dengan menggunakan pengetahuan yang saya miliki tentang kondisi jalanan di Jakarta, saya memilih naik angkutan umum patas AC yang jalurnya lewat tol (supaya tidak terlalu berdesak-desakan dan lebih cepat).

Namun ternyata saya salah. Apa yang saya prediksikan bertolak belakang dari kenyataan. Tol macet total, penumpang penuh dan saya akhirnya harus berdiri dan tiba di tujuan sangat telat. Kesal, sebal, bete dan akhirnya menangis. Padahal saya sudah memilih dengan pemahaman medan terbaik, bukan tanpa pengetahuan. Padahal saya sudah memilih dengan menggunakan parameter-parameter islami. Tapi kok?

Tapi akhirnya saya menyadari, bahwa pilihan saya memang salah. Salah dalam arti prediksi saya tidak tepat, bukan SALAH dalam arti lawannya BENAR. Persepsi saya semula yang saya pikir akan memberikan prediksi yang mendekati benar karena berlandaskan pengetahuan yang cukup, ternyata masih kurang. Hal ini membuat saya makin sadar, bahwa pengetahuan saya sangat sedikit. Membuat saya makin tahu, begitu banyak yang di luar control dan kemampuan manusia.

Namun toh, setidaknya saya telah mengambil pilihan dan menjalaninya dengan sadar. Kalau ternyata hasil dari pilihan itu tidak seperti yang saya harapkan saat mengambil keputusan, itu adalah konsekuensi yang harus saya terima. Tak perlu menyesal apalagi merutuki diri dan orang lain. Bukan tidak mungkin, ada sesuatu yang tidak saya tahu, menjadi hikmah dari kejadian di luar kontrol itu tadi.

*** *** *** *** *** *** *** *** *** *** *** ***

Satu fragmen di atas hanyalah contoh kecil dan remeh temeh, yang menunjukkan bahwa semua hal dalam hidup ini adalah pilihan. Hal-hal kecil seperti baju dan makanan pun kita memilih. Sekolah, cita-cita, aktivitas, kehidupan beragama, jodoh dan sikap hidup, juga pilihan Kita melakukannya dengan sadar atau tidak. Dengan pemahaman atau tidak. Secara reflek atau dipikir-pikir dulu. Kita pilih sendiri atau dipilihkan oleh orang lain untuk kita. Semua adalah PILIHAN.

Dan setiap pilihan akan membawa pada arah yang berbeda, hasil yang berbeda, serta konsekuensi berbeda pula. Ada konsekuensi dan hasil yang merupakan akibat logis dari pilihan itu dan sebelumnya sudah kita prediksikan. Ada yang merupakan akibat dan hasil yang di luar control kita, dan tak kita duga sebelumnya. Tak masalah. Karena bukan itu poinnya. Bukan HASIL dari pilihan itu yang terpenting. Namun bagaimana proses kita memilih: landasan apa yang kita gunakan sebagai dalil, pengetahuan dan pemahaman terhadap permasalahan dan kesadaran atas segala resiko dari setiap pilihan.

Maka apakah engkau akan lebih suka untuk tidak memilih? Toh, pada akhirnya, saat kau hanya menjalani suatu kehidupan secara mengalir saja atau menunggu dipilih atau dipilihkan oleh orang lain kau tetap akan harus menjalani satu pilihan. Jika demikian, lebih baik engkau memilih dan memutuskan dengan sadar, dengan segenap ilmu dan pemahaman yang telah kau miliki. Bahkan sekalipun ternyata pilihan itu salah. Setidaknya kita sudah pernah memilih.

Bahwa kemudian kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan di awal pada saat menjatuhkan pilihan, itu tidak masalah karena hidup memang demikian. Allah Tahu dan Maha Tahu, sedang pengetahuan manusia sangat terbatas. Mengambil dan menjalani setiap pilihan akan membuat kita menyadari begitu banyak keterbatasan pengetahuan, pengertian dan pemahaman kita. Jika ternyata pilihan itu salah, setidaknya engkau akan mengerti dan menjadi lebih dewasa karenanya. Engkau bisa memilih yang lain lagi. Memilih yang lebih baik lagi. Dan belajar dari pilihan sebelumnya.

Karena itu, mulai bangun keberanian untuk memilih, sekarang juga. Memilih berdasarkan pemahaman dan pengetahuan maksimal yang kita miliki. Bermusyawarah dan meminta masukan dari orang-orang yang fakih, jika bisa dilakukan. Kemudian, minta ketetapan kepada Dia Yang Maha Tahu Yang Terbaik Untuk Kita melalui shalat istikharah, sebagai bentuk pengakuan akan betapa banyak yang kita tidak tahu dan tidak mampu kontrol hal-hal di luar kita. Sesudahnya, pasrah dan tawakkal!

Apapun hasilnya, tidak menjadi masalah, karena kita sudah memilih. Hanya orang yang berani memilihlah yang layak untuk mendapat penghargaan. Seberapa pun berat sebuah pilihan, ia tetap layak diacungi jempol. Dan hanya satu kata yang pantas untuk seorang yang tak berani memilih: PECUNDANG!

Sabtu, 10 April 2010

Dunia AngkotQ: Rinduku

Hari ini hujan menyapa kota unikku yg kesekian kalinya unt hari ini, sehingga ku tunda kepulanganku sampai reda hujan. Setelah shalat isya hujan mulai reda (makasih ya Allah,Engkau benar2 mcintai ku) aku langsung pulang walaupn ada gerimis sedikit-sedikit. Alhamdulillah mobil jemputan yang kutunggu langsung ada jd tidak perlu lagi menunggu cukup lama……

Ku masuki angkot tnyata isinya hanya diriku dan pak supir, krn hujan kami membuka pcakapan, tidak begitu lama dalam perjalanan.angkot berhenti mangangkut seorang ibu dng anaknya yg lg dgendong spertinya baru berumur 6bln, sesaat ku termenung meliat pemandangan itu, kemudian tak lama angkot berhenti lg unt mengangkut seorang ibu dng anaknya sekitar 5th dia menasehati anaknya agar berhati-hati.

Kembali ku terdiam melihat pemandangan itu…ya Allah ingin rasanya aku ingin membunuh perasaan ini. Terdiam mulut ini bergejolah dikepala dan perasaanku. Daripadaku melihat pemandangan itu akhirnya ku alihkan mata ini untuk melihat keluar. Benteng pertahanan mataku akhirny roboh juga, airmata itu akhirnya jatuh. Bahan bangunan apa agar pertahanan ini gak mudah roboh, senjata apa yang bisa membunuh perasaan ini. Kulalui dunia ini bersamaMU ya Allah,tidak pernah ku lalui dengan lemah dan tangisan, tp kenapa bila ku selalu melhat pemandangan itu ku selalu lemah………..

Ku ingin pulang dan betemu dngnya.

Ku ingin pulang ingin melihat senyumnya,

Ku ingin pulang ingin merasakan pelukan hangatnya

Ku ingin pulang mendengar cerewetnya dalam menasehatiku

Ku ingin pulang mendengar doa harapanya untukku

Ku ingin pulang merasakan masakannya

Tapi aku harus pulang kemana untuk bertemumu…….. begitu lembutnya dirimu kenapa banyak diluarsana kasar terhadapmu. Begitu banyaknya pengorbananmu kenapa banyak diluarsana tidak menghargaimu. Ya Allah titip salamku untuk wanita yang telah banyak berkorban untukku dan ku bangga dilahirkan dari rahimnya…..

Ruang sempit 3x5, 10 April 2010

Selasa, 16 Maret 2010

Hari-Hari Penantian




Bagi seorang gadis, ada masa penantian yang acapkali menimbulkan suasana rawan, menanti jodoh. Padahal jodoh, maut dan rezeki adalah wewenang Allah semata. Tak ada sedikitpun hak manusia untuk mengklaim wewenang tersebut. Tapi, watak manusia terkadang lupa dengan janji Allah. Apalagi bila lingkungan sekitarnya terus menerus ‘memburu’nya untuk menikah, sementara jodoh yang dinantikan tak kunjung tiba. Dalam keadaan demikian, kerap muncul bermacam efek yang dapat membahayakan dirinya.

Seorang wanita akan dianggap dewasa bila ia telah mengalami menstruasi. Islam mencatat masa ini sebagai masa awal mukallafnya seorang wanita. Yang perlu diketahui, wanita sekarang menjadi akil baligh jauh lebih cepat dibanding masa dahulu. Dua puluh tahun yang lampau, wanita paling cepat mengalami menstruasi pada usia 15 tahun. Namun pada masa ini, tak jarang wanita mulai mens pada usia 11 tahun. Akibatnya, kedewasaan wanita terhadap masalah- masalah perkawinan akan meningkat secara cepat.

Keresahan mulai melanda tatkala usia sudah merangkak naik, tapi calon suami tak kunjung datang. Tanpa disadari, ada perilaku-perilaku yang mestinya tak layak dilakukan oleh seseorang yang sudah dianggap sebagai teladan dilingkungannya. Ada muslimah-muslimah yang menjadi sangat sensitif terhadap acara-acara walimah ataupun wacana-wacana seputar jodoh dan pernikahan. Ada juga yang bersikap seolah tak ingin segera menikah dengan berbagai alasan seperti karir, studi maupun ingin terlebih dulu membahagiakan orang tua. Padahal, hal itu cuma sebagai pelampiasan perasaan lelah menanti jodoh.

Sebaliknya, ada juga muslimah yang cenderung bersikap over acting. terlebih bila sedang menghadiri acara-acara yang juga dihadiri lawan jenisnya. Ia akan melakukan berbagai hal agar “terlihat”, berkomentar hal-hal yang nggak perlu yang gunanya cuma untuk menarik perhatian, atau aktif berselidik jika mendengar ada laki-laki (ikhwan) yang siap menikah. Seperti halnya wanita dimata laki-laki, kajian dengan tema “ikhwan” pun menjadi satu wacana favorit yang tak kunjung usai dibicarakan dalam komunitas muslimah.

Data yang terlihat dibeberapa biro jodoh juga menambah daftar panjang fenomena yang menggambarkan betapa kaum Hawwa sangat dihantui masalah-masalah rawan yang membuat kita berpikir panjang dan harus segera dicarikan jalan keluarnya.

Tentang hal diatas, Al qur’an dengan apik mengisahkan ketidakberdayaan seorang wanita menghadapi masa penantian. “Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali …” (QS. An Nahl:92).

Pernikah memang bukan fardhu. Tidak ada dosa atas seseorang yang tidak menikah selama ia memang tidak menentang sunnah Rasul ini. Jadi, sekarang atau nanti kita menikah, bukanlah problem utama. Yang terpenting adalah bagaimana mengisi masa-masa penantian ini dengan hal-hal yang positif ataupun aktifitas yang berkenaan dengan persiapan pra nikah.

Persiapan berawal dari hati. Kebersihan hati akan membuat seseorang tenang dalam melangkah. Istilah “perawan tua” tidak akan menggetarkan perjalanannya dan membuat dia berpaling dari jalan dakwah. Kalaupun tak berjodoh di dunia, bukankah Allah akan menggantikannya di akhirat kelak sesuai dengan tingkatan amalnya?

Kebersihan hati juga akan sangat menentukan sikap qona’ah (ikhlas menerima dan merasa cukup) terhadap pemberian Allah. Sehingga ia dengan senang hati menerima, jika sekiranya Allah memberinya jodoh seseorang yang secara fisik (selain agama) tidak sesuai harapannya, agar tidak kaget melihat standar kebahagiaan yang diluar bayangannya.

Orang tua dan keluarga juga perlu dikondisikan, agar mereka tidak menyalahkan Islam. Banyak orang tua yang beranggapan bahwa jilbab adalah yang selama ini menjadi penghalang anaknya tidak mendapatkan pasangan.

Selain itu, bersabar dan berdo’a nampaknya merupakan kunci mutlak untuk menstabilkan moral (akhlaq). Dengan kesabaran, ada pintu-pintu yang terbuka yang barangkali tak terlihat ketika kita sedang sempit dada. Dengan do’a, ada jalinan mesra dengan Sang Pemilik. Mungkin tidak saat itu juga do’a-do’a kita akan segera dikabulkan, tetapi bukankah do’a adalah ibadah? Jadi, semakin banyak do’a terucap, semakin banyak pula ibadah dilakukan.

Buat para muslimah yang baru saja menikmati keindahan meneguk bahtera rumah tangga, tampaknya ada sikap yang harus dilakukan untuk menjaga perasaan muslimah yang belum menikah. Istri-istri baru itu, biasanya senang “mengompori”. Sebenarnya sikap ini sah-sah saja, agar tampak bukti bahwa menikah tanpa pacaran, menikah dalam rangka dakwah adalah “pengorbanan” yang menyejukkan. Tapi jika hanya sekedar memanasi tanpa solusi, sebaiknya sikap seperti itu ditahan. Apalagi jika si muslimah itu tidak siap dengan cerita-cerita seputar nikah itu, bisa jadi akan memedihkan perasaannya.

Namun demikian, lain halnya dengan muslimah-muslimah yang ‘bandel’, yang dengan berbagai alasan kerap menolak untuk menikah meski seharusnya sudah siap. Baik tuntutan dakwah maupun tuntutan lainnya.

Menikah adalah ibadah. Tapi, ia bukan satu-satunya ibadah. Masih banyak alternatif ibadah yang bisa dilakukan. Alangkah naifnya bila kita malah banyak membuang waktu untuk memikirkan masalah pernikahan yang tak kunjung juga teralami. Masih banyak pekerjaan dan hal lain yang membutuhkan penyaluran potensi kita. Mumpung masih gadis, optimalkanlah potensi diri. Karena kelak, jika kesibukan menjadi istri dan ibu menghampiri kita, waktu untuk menuntut ilmu, menghapal ayat Qur’an dan hadits, bahkan untuk bertemu Allah di sepertiga malam, tentu saja akan berkurang. Nah, kenapa tidak kita optimalkan sejak sekarang?

Rabu, 17 Februari 2010

Usia PelangiQu



27 tahun yang lalu aku dilahirkan dengan iringan tangisan dan senyuman
Berarti telah berjalan 27 tahun aku mengontrak dibumi ini
dan aku tak tahu entah sudah atau belum aku membayar kontrakkan ini
dan aku tak tau entah berapa banyak ku dapatkan segala fasilitas di kontrakkan ini

Dalam 27 tahun itu, adakalanya aku terpikat pada kematian
yang aku sebut namanya dengan sebutan mesra

Namun kini, kehidupan ataupun kematian
seharusnya menjadi 2 hal yang sama-sama indah bagiku..
kata-kata indah itu kini merayuku dan terbuai akan kata mesra itu

dan kini aku mulai menyebut setiap hariku, sebagai Hari kasih sayang......
emmm.........semoga dunia ini tidak membuyarkan kemesraanku terhadap keindahan itu



pojok gubuk 3x5 meter

Kamis, 26 Maret 2009

Di mana Darmaga itu




Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan semua kenikmatan dan keindahan di alam semesta ini. Subhanallah Allah telah menciptakan alam raya dan kehidupan yang ada di dalamnya dibalut dengan beragam keindahan Setiap sudut yang terlihat adalah keserasian dan keseimbangan dari karya cipta dari Yang Mahaagung. Tidak ada detail yang tercecer dari keindahan yang Allah ciptakan. Inilah yang patut kita syukuri sebagai hamba yang beriman.
Keindahan ini bisa juga dirasakan terhadap kedua insan yang saling mencintai karena Allah. Keindahan saling mencintai dalam bingkai Islam sungguh sangat begitu indah cinta itu terpancar.
Ada seorang wanita menyukai keindahan yang ada dihatinya yaitu mencintai….ketika datang seorang laki-laki yang ingin mengisi cerita kehidupan mereka, tapi si wanita bingung apakah laki-laki ini layak untuk mengisi cerita dan keindahan di hatinya!? Dan wanita itu kemudian pergi mengembara mencari teman yang layak mengisi keindahan kehidupan di hatinya. Mungkin orang lain berpikir bahwa dia seorang wanita pemilih atau sok cantik dan bla bla bla…..tapi wanita ini tetap mengembara dan berlabuh dari satu darmaga ke darmaga lain. Wanita ini hanya ingin mencari teman hidup pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu agar bertambah keindahan untuk mencintai-Mu, apakah salah bila wanita ini hanya ingin menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu dan menjaga rindu padanya agar tidak lalai merindukan syurga-Mu. Wanita ini terus mengembara karena dia begitu merindukan seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu tapi dia tetap menjaga kerinduan padanya agar tidak lalai merindukan syurga-Mu.
Wanita ini ingin sekali perlabuh di suatu darmaga karena dia tahu pengembaraannya ada halangan dan hambatan. Akhirnya wanita ini menangis dalam kesendirian setiap sujud malam panjangnya, dia takut pengembaraan yang dia lakukan sia-sia sehingga hanya murka-Nya yang didapat. Wanita ini terus menangis dan menangis karena dia begitu takut murka dan ujian tidak bisa lagi dia bedakan, dia pun takut berhenti apakah cinta karenaNya atau hanya syahwat tidak bisa lagi dibedakan.
Wanita ini terus mencari di mana kah darmaga hatinya kan berhenti. Dia selalu berdoa “Ya muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu. Ya Allah.....Rabbul izzati jikalau aku jatuh hati jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu. Ya Allah, engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa dalam taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dadaku dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakkal di jalan-Mu..”
Sebagian wanita berharap dapat menikah dengan laki-laki yang mereka cintai, tapi dia beda, dia berharap agar mencintai laki-laki yang dinikahinya.



Salam
dD

Sabtu, 27 Desember 2008

Pelangi Dunia Ku




Kala kau memandangku
Yang kau dapat liat hnyakah
jilbab yg menutupi mahkotaku

Apakah ini pembebasan?

Diriku bukanlah untuk djual
Aku tdk bisa dbeli
Atau dpromosikan krn pesonaku

Siapa yg mengajarkn 'kbebasan' modern ini
Dimana laki-laki dpt mcintai dan menelantarkan wanita
Itu bukan kbebasan mlainkan sbuah kandang

Jadilah wanita 'hijab'
Maka kau mdapatkan hidupmu
Hidupku lebih tentram

Aku tertutupi dan dhormati
Sungguh itulah yang ku harapkan

Aku tdk mau hidup mnurut kriteria laki-laki
Aku menari mnurut nadaku sdiri

Senin, 31 Maret 2008

Beng-beng Persahabatan

Beng-beng Persahabatan




Tanggal 27 Maret 2008, hari ini aku sangat senang mendapatkan senyum saudaraku dan senyumku kini merekah kembali. Persaudaraan ini bersemi kembali ukhuwah yang kami bina kini tumbuh lagi. Sungguh sedih persaudaraan ini dalam beberapa hari yang lalu, dirundung umbun kabut yang hebat. Memang betul tumbuhnya ukhuwah diawali dari komunikasi dan akan tetap kokoh karena komunikasi.
Persaudaraan kami dirundung kabut, di awali tidak adanya kamonikasi yang jelas diantara kami yang ada adalah kesalahpahaman. Ternyata senyum untuk saudara kita adalah suatu pahala yang besar, kenapa tidak???hati kita dirundung sejuta masalah tapi kita ikhlas untuk selalu memberikan senyum kita kepada saudara kita. Senyum adalah senjata persaudaraan itu tetap langgeng. Mungkin terkadang kita lupa akan senyum itu, sehingga muka masam menjadi luka bagi saudara kita yang lain. Saling memahami dalam persaudaraan juga termasuk reseb cinta dalam persaudaraan. Sejauh manakah kita dalam meracik cinta itu dalam memahami saudara kita.
Mungkin senyum, komunikasi dan saling memahami diantara kami dalam beberapa waktu yang lalu terlupakan. Kami lupa menyecek peralatan system persauradaan kami, sehingga perjalanan ukhuwah kami terhambat ditengah jalan. Diam dan saling cuek yang ada, sedih memang mobil yang kami naiki berhenti.
Kini mobil itu berjalan kembali, kunci mobil itu sms dari ukhtiku datang, sebagai prasarana minta maafnya, isi smsnya mau tau??” Aslm. Duma saudaraku t’sayang…nt msh t’singgung sm aq dum?, aq minta maaf ya dum, bkn mo nyakiti nt. Mungkin krn aq lg sensi aja dihimpit mslh belakangan ini, jng marah ya dum…”. Aku sungguh kaget datang smsnya. Akupun merasa b’salah karena m’diamkannya, ku balas smsnya “Bismillah, ukhtiku sayang..insyAllah ana tidak marah, duma hnya ingin menghukum detik, seberat apapun mslh qt b’usahalah untuk ttp tsenyum dan komunikasikn klw g’ bs kmren. Duma jg mnt maaf ya ukhti sayang. Mari qt blomba dlm b’amal. Dima kini detik?”. Sungguh lega rasanya hati ini membalas sms dr saudaraku. Semoga ukhuwah yang kita bina tetap tjaga, adapun pertengkaran2 jadikan itu pelangi ukhuwah kita. Jam 9.00 saudaraku datang dan ia langsung masuk kekamarku, kini….kami m’mulainya dengan senyum dan sebuah coklat beng-beng darinya untuk diriku. Makasih ukhti sayang…..Detik Rena Khairani Natiur Sihombing.



seindah-indah ikatan adalah ikatan yang dilandasi dengan tali iman dan islam yang mampu membelakangi ikatan lain, hingga manusia-manusia yang mempunyai ikatan itu adalah manusia-manusia yang ikhlas karena Allah yang mencintai saudaranya karena Allah, hingga Allah dan para malaikat, syuhada, anbiya, dan orang-orang yang beriman mencintai mereka

Sabtu, 22 Maret 2008

Mengingatkan ku padanya

Mengingatkan ku padanya

Hari ini aku dengan beberapa kawan pergi memenuhi undangan baralek dipariaman. Yang baralek teman kami seangkatan di kampus. Waktu yang ditempuh dari padang ke pariaman selama 2,5 jam.Modal nekat dan uang kami langkahkan kami dlm memenuhi undangan, masalahnya diantara kami blum ada yang kesana, ya..sebenarnya udah dikasih petunjuk sih naik apa aja dan turun dimana.

Dengan sedikit petunjuk ditangan akhirnya kami sampai juga ditempat baralek, masih sepi marapulainya masih dimesjid, akhirnya kami kemesjid. Subhanallah acaranya disana,kenapa?karena disana jadi ajang cari jodoh lho(ups salah deng!!) maksudnya ajang silaturahmi. Dimana kami udah lama gak bersua, disana Allah pertemukan kami lagi disana, itupun tidak satu atau dua orang lho.

Setelah shalat jum’at kami memutuskan untuk pulang(padahal kami ingin berfoto lho!!), tp lama sekali nunggunya. Kami pulang rencana ingin naik bus ke padang, tp dipikir-pikir dan kami memutuskan kami naik KERETA API, asik gak tuh!!!(gak norak kan!!). Stasiunnya berada dekat pantai. Kami beli tiket, sambil menunggu kereta berangkat 1 jam lagi, akhirnya kami berwisata deh (wuih asik lho liat pantainya!!).

Setelah satu jam berlalu dengan berbagai aksi kami lakukan di pantai, akhirnya kami kembali ke kereta takut gak dapat tempat duduk. Tempat duduk kami strategis lho…..kami bias langsung liat pemandangan baik dari jendela maupun dari pintu. Pokokek woenak tenang deh!!baralek plus wisata boo.

Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam akhirnya kami mau sampai. Tapi ada pemandangan yang amat selalu menginatkan ku pada seseorang. Ada seorang ibu dengan berbagai borongannya dan anaknya yang masih kecik ya..sekitar umur 2 tahun lah. Ku pandangin mereka terus tanpa mengalihkan ke yang lain.

Ku selalu mengingatnya bila pemandangan seperti ini selalu ada didepan ku, mengingatkanku sosok wanita yang sudah lama aku tidak melihatnya, mungkin sosok wanita itu, aku tidak bias mengenal wajahnya. Peristiwa itu udah lama berlalu udah 25 tahun yang lalu. Ya….sosok seorang ibu….yang selalu mengingatkan akan kehangatan belaian kasih sayangnya, nasehat yang berguna, do’a yang jadi harapan. Begitu rindunya kita akan sosok wanita ini, ya….seorang ibu. Anak mana yang tidak rindu kan hal itu semua. Tapi aku tidak dapatkan itu semua dari sosok ibu.

Beliau udah lama meninggalkan kami, sejak umurku 40 hari. Allah begitu mencintainya, sehingga Ia mengambilny dari kami……….pemandangan itu yang selalu mengingatkan ku padanya. Akhirnya hnya air mata yang keluar, begitu sakit dan kerinduan yang begitu mendalam. Sering kali aku berusaha hilangkan rasa ini tp tdk bisa!!!!dan aku hnya selalu bisa menangis dan menangis....benci dan kesal rasanya bila hnya itu yang bisa aku lakukan. mama…apa engkau merindukan ku, mama …apa engkau mencemaskanku…… mama…..apa engkau tidak kasihan kepadaku. Lihat lah anakmu…..Ya..Allah maafkan hambaMU ini, tp aku tidak bisa menipukan diri sendiri, begitu rindunya aku kan sosok ibu. Ya…Allah hnya do’a yang aku bisa ku kirimkan sebagai tanda sayangku padanya, semoga Engkau pertemukan kami di akhirat nanti. Amiiin

Rabu, 05 Maret 2008

Ngintip karakter cowok dari JERAWATNYA…

Ngintip karakter cowok dari JERAWATNYA…

Ini berawal dari pengalaman pribadi gw dalam masalah yang terberat dalam hidup gw, ampe gw kepikir gmn klw gw akhiri masalah ini dengan pembantai abis, masalah gw Cuma atu yaitu berurusan ama jerawat, sial tuh masalah atu selalu mengganggu keindahan gw and makhluk Allah. Makanya gw bagi” ke lo pade dari hasil pengalaman gw yang begitu lama dalam melakukan penelitian ini dengan analisa yang tajam dan berbagai literature ilmiah, akhirnya gw dapat hasilnya bahwa kita dapat meliat karakter dari jerawatnya, nah lho…lo baca aje deh di bawah ini:

Ber-komedo

Kayak komedo yang betah ngendon di bawah permukaan kulit, cowok ber-komedo biasanya betah banget ngendon. Penyendiri dan gak banyak ngomong. Teman”nyasih emang gak banyak, tp kalo dia udah deket sama someone dia dijamin bakal ngebuka hatinya dan pling penting..ting…s e t i a booo!!

Jerawat kecil2 didahi

Cwok trendy nih! Soal penampilan penting banget buat doi. Perhatiin deh dandanan rambutnya. Selalu up to date kan?, tp saking hebohnya make gel rambut, ada yang nyasar ke dahi deh. Itu yang bikin doi jerawatan. Soal cweks??duh, nomer dua. Buat dia, sah” aja ngelupain ultah kamu asal dia gak lupa ngedandanin rambutnya

Jerawat satu-satu

Easy going. Cwok begini ngadepin maslah apa aja jurusnya Cuma satu, santai abis bo!!!. Kalu kamu-kamu kaum hawa ngambek dia nggak mau repot, cukup beli mawar atau coklat, trus dikirim deh ke kamu. Maksud biar ati-ati kamu luluh lantak. Sama kayak ngatasin jerawatnya, cukup cuci muka pake sabuan anti jearawat, makanya kadang” jerawatnya masih nongol.

Jerawat dimana-mana

Sport freak!!ya basket, ya fitness…yang jelas doi nggak bias idup tanpa olahraga. Sayangnya, abis itu bawaannya males cuci muka. Makanya jearawatan. Positifnya?! Selain body yang atletis, doi cenderung sportif. Kalo emang ngerasa bikin slah ke kamu, pasti!! Langsung ngaku dan minta maaf. Bukannya malah nyalahin kamu….

Nah, kalo udah tau tipe cwok yang kira-kira pas sama kpribadian kamu, tunggu apa lagi, peratiin deh cwok”mu, ini juga berlaku untuk kaum hawa lho…

Pesan moral: apa yang lo dengar + lo baca belum tentu benar, jadi cek ricek balik sesuatu isu besar (apa coba g’ nyambung kan.heran!!!) *sambil geleng pala*

Selasa, 04 Maret 2008

Bukti Kalo Menyontek

Bukti Kalo Menyontek

KapanLagi.com - Pada suatu hari orang tua si Tono dipanggil menghadap Kepala Sekolah karena si Tono sering kali menyontek kertas ujian milik si Rahmat pada saat ujian.

Orang Tua Tono : Apa buktinya kalau anak saya nyontek?

Kepala Sekolah : Salah satu buktinya yach ini, pada waktu ujian sejarah. Pertanyaan No. 1 "Siapa pengarang buku Habis GelapTerbitlah Terang?"

Si Rahmat jawab "R.A. Kartini", si Tono juga jawab "R.A. Kartini".

Orang tua Tono : Lha, jawaban kan bisa saja sama karena si Tono kan belajar sebelum ulangan.

Kepala Sekolah : Ya, bisa saja sama. Tapi coba dong Bapak lihat pertanyaan ke-2 "Di mana R.A. Kartini dilahirkan?" si Rahmat jawab "di Jepara", si Tono juga jawab "di Jepara".

Orang Tua Tono : Ah, itu sih kebetulan. Bapak tidak cukup bukti untuk menyatakan anak saya nyontek. Bisa saja malah si Rahmat yang nyontek pekerjaan anak saya.

Kepala Sekolah : Bapak betul, bisa saja itu kebetulan, tapi coba dong Bapak lihat pertanyaan ke-3 "Tahun berapa terjadi Perang Diponegoro?", si Rahmat jawab "GUE NGGAK TAHU", si Tono jawab "APALAGI GUE!"

Sifat Manusia Berdasarkan Dari Kentutnya

Sifat Manusia Berdasarkan Dari Kentutnya

KapanLagi.com - Berikut sifat-sifat manusia berdasarkan dari kentutnya:

* Orang yg Jujur = orang yg mau ngaku kalo sudah kentut
* Orang yg Ga Jujur = kalo sudah kentut suka ngambinghitamin orang laen
* Orang yg Bego = orang yg suka nahan kentut berjam2 lamanya
* Orang yg Berwawasan = orang yg ngerti kapan & dimana harusnya kentut
* Orang yg Misterius = orang yg pas kentut tapi orang laen ga tau
* Orang yg Gugupan = orang yg suka nahan kentut pas lagi kentut
* Orang yg PD = orang yg yakin kalo kentutnya wangi (ga bau)
* Orang yg Sadis = orang yg sambil kentut ditutup sama tangannya lalu dia ngebekepin tangannya ke hidung orang laen
* Orang yg Pemalu = orang yg kentutnya ga bunyi tapi suka merasa malu sendiri akan perbuatannya
* Orang yg penuh Strategi = orang yg suka kentut tapi sambil tertawa terbahak2 buat nutupin suara kentutnya
* Orang yg Bodoh = orang yg sudah kentut lalu narik napas panjang buat ngegantiin udara yg keluar sewaktu kentut
* Orang yg Pelit = orang yg kalo kentut suka dikeluarin sedikit demi sedikit sampe2 bunyinya cuman tit...tit....tit...
* Orang yg Sombong = orang yg suka membaui kentutnya sendiri
* Orang yg Ramah = orang yg suka membaui kentut orang laen
* Orang yg Kuper = orang yg kentut sambil bersembunyi
* Orang yg Sakti = orang yg kentut sambil pake tenaga dalam
* Orang yg Pinter = orang yg bisa membedakan kentut2 orang laen
* Orang yg Sial = orang yg pas kentut keluar sama isi2nya .....

Kamis, 03 Januari 2008

Reaksi Dunia Bila Titanic Tenggelam Saat Ini


- Presiden Bush - Amerika Serikat:

"Sebuah kapal yang sedang berlayar menuju kepada kebebasan telah diserang oleh teroris. Kita tidak akan duduk diam. Kita akan memberi pelajaran kepada mereka! Bin Laden, anda dapat berlari tapi anda tak akan dapat sembunyi! Kami akan menemukanmu dan menghancurkan jaringan AL Qaedamu!"

PM Tony Blair - Inggris:

"Saya telah berbicara dengan Presiden Bush, dan kami berdua telah sepakat bahwa tenggelamnya kapal Titanic adalah bukti-bukti tak terbantahkan bahwa pengikut pengikut Saddam Hussein ada dibelakang serangan itu. Irak, nyata-nyata telah menjadi ancaman bagi dunia dan kita harus menyelesaikannya."

PM John Howard - Australia:

"Kami mendapatkan bukti bahwa di dalam kapal tersebut terdapat penumpang bernama Ahmad dan Abu Umar. Ini menunjukkan bahwa JI bertanggungjawab atas tenggelamnya kapal itu. Kami meminta Pemerintah Indonesia bertindak lebih tegas kepada aktivis-aktivis JI, atau kami sendiri yang akan menindak mereka!"

PM Ehud Olmert - Israel:

"Ini merupakan pekerjaan Hamas! Telah cukup bukti bahwa tenggelamnya Titanic bukanlah kecelakaan, namun merupakan serangan bunuh diri Hamas. Kami akan memblokade Palestina!, menahan mereka!, membuang mereka! membunuh mereka!, membuat mereka kelaparan, menghancurkan rumah-rumah mereka dan kamp-kamp pengungsi mereka!"

PM Vajpayee - India:

"Telah ditemukan paspor Pakistan dalam sisa-sisa Titanic. Jelas bahwa Pakistan harus membayar aksi teror tersebut dan kita telah mengirimkan lebih banyak lagi tentara ke perbatasan."

PM Surayud Chulanont - Thailand:

"Kapal itu sebelumnya milik keluarga Thaksin Shinawatra yang kemudian dijual ke perusahaan Singapore. Kita akan mengambil kembali kapal itu untuk rakyat Thailand."

Presiden Castro - Cuba:

"Titanic adalah lambang kapitalisme. Tenggelamnya Titanic memperlihatkan kepada dunia bahwa kapitalisme mulai hancur dan tenggelam. Cuba akan terus setia kepada cita-cita sosialisme dan akan berjaya bersamanya!"

Anggota DPR - Indonesia:

"Titanic? Apaan sih itu? Oh Ya, Titanic.. kita sedang mengajukan RUU tentang Pemberantasan Titanic. Untuk itu kami akan mengadakan studi banding ke Hawaii. Mohon masyarakat dapat memahami pentingnya RUU ini sehingga pembahasannya memerlukan konsentrasi yang tinggi. Untuk itu kami akan membahasnya di Bali. Agar kami dapat bekerja lebih baik, kami akan membawa serta istri-istri, anak, cucu, mertua, keponakan, mantu dll-dll. Tentu dengan biaya negara. Harap maklum, gaji kami sebagai anggota DPR hanya 30 juta. Kami meminta pemerintah untuk menaikkan tunjangan rapat 400% atau kami akan mengajukan interpelasi masalah Titanic."

Yang sebenarnya terjadi:

Juru Radio Titanic:

"SOS..SOS.. Mohon bantuan... kapal kami menabrak gunung es....."

Selasa, 25 Desember 2007

Jelajahi nusantara dengan Berdebar-debar


Hari ini aku berada di Jambi ya….sebenarnya ingin berekreasi untuk menjelajahi kota jambi dengan sepuasnya, ingin mengetahui budaya dan kondisi kota jambi itu sendiri ya setidaknya mempunyai kenangan tersendiri di kota jambi ini. Dengan penjelajahan nusantara ini aku mempunyai cerita untuk anak cucu ku kedepan bahwa mereka mempunyai seorang ibu yang sudah ke berbagai kota di nusantara ini. Jelajahi nusantara dengan dunia kampus, itu motoku

Ya… dengan dunia kampus ini aku bias keberbagai daerah dan dunia mahasiswa ini aku mempunyai teman diberbagai daerah disetiap pelosok negri ini(ya…itu keinginan dan impian tersendri) yang ingin aku bangun dalam impian ku sendiri.Ya..aku juga ingnin mempunyai suami yang juga mempunyai hobby yang sama dengan ku yaitu Traveling. Bukan harta yang kita berikan kepada anak cucu kita nanti tapi ilmu dan pengalaman.

Jelajahi nusantra ini dengan penuh berdebar-debar. Kenapa tidak karena kita tidak mengetahui kondisi daerah yang ingin kita ijak. Rasa penasaran itu yang menjadi semangatku untuk selalu menjelajahi nusantara ini dan selalu melangkah untuk menambah wawasanku terhadap alam tanah airku.

Budaya dan kultur setiap daerah di nusantara ini sangat beranekaragam, unik dan menarik untuk diketahui. Bahasa setiap daerah terkadang ada yang sama tetapi bias saja artinya sangat berbeda jauh terkadang artinya tabu untuk diucapkan untuk daerah tertentu contohnya.

Dengan jelajahi ini aku bisa ceritakan pada teman-temanku yang belum sempat untuk jelajahi nusatara ini karena berbagai alasan. Walaupun badan ini terasa letih untuk berjalan hanya untuk mengunjungi tempat wisata atau menjadi kembagaan suatu daerah setempat, tapi menjadi kesenangan tersendiri untuk kami sang penjelajahi nusatara (ha..ha…)sok petualang!!!!.

Oh..Nusantara alam tanah airku…tunggu kedatanganku dengan penuh hati yang berdebar-debar dan penuh semangat untuk menjelajahimu.

Rasanya perjalanan ini akan sepi bila tidak ada tang menemani yaitu seorang teman.Ya seorang teman-temanku yang ada dsetiap pelosok negri ini,tapi akan sangat menyenangkan bila ditemani seorang pangeran seumur hidupku, mungkin perjalanan ini akan lebih menyenangkan plus indah(ha..ha..) biasa aku tukang hayal cap teri.

Ya itu semua hanya impian belaka. Menjelajahi dan seorang pangeran itu hanya hayalanku saja. Ya itu sebuah impian mungkin sekaligus kelemahanku karena tidak dapat menjelajahi tanah airku ini. Tapi impian itu ingin aku ujutkan tapi kapannn!!! Impian itu kan terjadi??????? Hanya Allah yang tau itu semua. Manusia hanya bisa menghayal dan berencana, tapi itu semua kita kembakikan lagi sang pemilik waktu.

Ikhwan tunduk di bawah air mata seorang akhwat

Ikhwah merupakan makhluk yang kuat dibandingkan kaum hawa baik fisik maupun keputusannya, semuanya harus sesuai yang dengan keinginannya tanpa harus memikirkan perasaan orang lain terkhusus kaum hawa.

Waktu itu ada pemetaan kader di Fakultas, setiap kader akan diprioritaskan kemasing-masing lembaga atau UKM yang ada di Kampus, dan itu semua sudah ada yang mengatur ya…..kalau kami bilang Orang-Orang langit yang mengatur. Setiap kader harus taat, distulah kita dilihat dengan mereka keTsiqohan jundi terhadap Qiyadah.

Walaupun kita merasa bahwa kita tidak kafa’ah disana. Ada beberapa kader yang Tsiqoh dengan Qiyadah, tp ada juga yang ingin berontak tapi tidak tahu mengadu kemana, karena Orang-Orang langit ini seperti angin he..he…keadaannya dirasakan, tapi tidak nampak. Namun ada juga yang kritis kebanyakkan orang-orang yang seperti ini selalu dicap pembangkang he…he…lucu ya…Orang yang seperti ini dia tidak akan menerima keputusan orang-orang langit, karena dia merasa tidak kafa’ah disana dan amanah ini akan pertanggung jawab di akhirat nanti

Kader ini adalah seorang akhwat yang cukup kritis, berani,dan kreatif ya…termasuk pentolan orang kampuslah. Dia mendatangi orang-orang langit yang khusus membahas masalah ini, sayangnya dia seorang ikhwah tapi dia tidak perduli tetap ingin bicarakan masalah ini.

Ketika itu siang hari di mushala Fakultas, ikhwah dan akhwat tersebut membicarakan masalah mereka di belakang hijab, akhwat ini didampingi seorang teman akhwat juga . Et tunggu dulu kita runut lagi kebelakang sebenarnya masalah akhwat ini apa???? Begini, akhwat ini tidak ingin di masukkan di BEM Universitas dia ingn dimasukkan di MPM Universitas, jadi akhwat ini bersikeras tidak mau ke BEM,Jadi…begitu ceritanya

Kembali lagi ke suasana mushala Fakultas. Ikhwah ini sudah panjang lebar mengatakan kenapa akhwat ini mesti ke BEM dan akhwat pun membantahnya, sehingga sampailah terjadi adu mulut. Sang ikhwah tetap dengan keputusannya, sang akhwat hanya bisa diam….dan diam…tiba-tiba air mata jatuh dan terdengar isak tangis.

Sang ikhwah mendengar itu semua merasa bersalah banget dan ia terdiam…..dan beberapa menit kemudia keluarlah kata dari sang ikhwah “Ukhti jangan menangis, ana tidak tahan lihat akhwat nangis” kemudian “kalau itu sudah keputusan ukhti, ukhti boleh disana”.

Ternyata sekeras apapun seorang ikhwah akhirnya akan tunduk di bawah air mata wanita, apakah yang membaca seperti itu juga…….????berarti ini menundukkan bahwa ikhwah juga manusia.